Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Merdeka dengan Teknologi: Belajar, Bekerja, dan Bermain dengan Teknologi

 

Hidup di zaman sekarang ini orang-orang tidak akan pernah luput dengan teknologi. Utamanya teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Segala asfek kehidupan sudah dapat terintegrasi dengan TIK. Bekerja dengan TIK, belajar dengan TIK, belanja dengan TIK, atau bahkan bermain dengan TIK. Sehingga betapa hebatnya orang-orang yang mampu menguasai TIK kemudian memanfaatkannya secara positif.

Ada banyak orang yang saya kenal lewat bacaan yang sukses lewat TIK. Mungkin saya tidak perlu menyebut sekelas Mark Zukerback, Bill Gate atau pun Steve Job. Tapi kita sebut saja orang-orang yang ada di tanah air yang juga belakangan banyak dibicarakan. Seperti Kusumo Martanto (CEO blibli.com), William Tanuwijaya (Pendiri Tokopedia), Nadiem Makarim (pendiri Gojek), dll. Masing-masing merupakan perusahan startup terbaik di Indonesia sepanjang 2016. Mereka semua adalah orang-orang bijak menggunakan TIK dengan membuat website sesuai dengan bidang masing-masing.

Ada juga yang sukses di dunia blogging seperti Simbodo Malik, Mas Sugeng, Eka Lesmana, Mbak Indri, Marikxon Manurung, Iwan Banaran, dll.

Orang-orang seperti mereka  biasanya belajar, bekerja, dan bermain dengan teknologi. Sehingga mereka boleh dibilang merdeka dengan teknologi.  Karena mereka yang mengendalikan teknologi, bukan mereka dikendalikan oleh teknologi.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita mampu merdeka dengan teknologi? Apakah kita bisa membuat website? Atau apakah kita mampu menjadi blogger sejati? Jawabannya terserah kita. Namun yang jelas Jika kita mau merdeka dengan teknologi, kita harus mampu mengendalikan dan menyetir teknologi itu sendiri.

Kabar baiknya dari teknologi khususnya internet adalah kita bisa berekpresi secara total.  Kebebasan berekpresi inilah yang akan membuat kita menjadi lebih berkembang. Kebebasan berekpresi yang di maksud tentunya ekspresi yang bernilai positif.

Karena terus terang sebelum adanya teknologi seperti sekarang ini manusia pada umumnya masih seperti katak dalam tempurung. Khususnya saya yang tidak pernah tau dunia luar sana, tidak pernah ke luar kota atau pun ke luar negeri.

Hadirnya teknologi komputer di tengah-tengah kita, kemudian berkembang menjadi internet adalah dua hal yang paling menolong belakangan ini. Meskipun diikuti pula oleh perkembengan teknologi lainnya tapi tetap teknologi informasi dan komunikasi masih paling mengemuka.

Karena dengan hadirnya internet sangat dengan mudahnya kita berkomunikasi dengan orang-orang nun jauh di sana. Sangat mudahnya kita berkolaborasi dengan sesama misi, dengan para imajiner kita, atau dengan mereka para trainer professional di luar kota dan luar negara. Sehingga kita tidak lagi menjadi katak dalam tempurung. Kita bisa bebas berimajinasi dan berkarya melalui teknologi.

Sebagai akhir dari artikel ini, maka saya perlu menggaris bawahi, bahwa ada beberapa hal yang perlu dicatat agar kita menjadi merdeka dengan teknologi, di antaranya.

1. Membangun personal branding dengan teknologi

Selama ini kita mengenal teknologi komunikasi seperti facebook, twitter, intagram dan lain-lain. Karena fungsinya sebagai media sosial, maka bisa kita manfaatkan untuk membangun brandi dan memperkenalkan diri secara lebih positif. Meskipun awalnya mungkin dengan menulis status di facebook, namun status yang dapat membangun komunikasi ke arah masa depan yang lebih baik.

2. Merencanakan pekerjaan baru dengan teknologi

Setelah mampu membangun komunikasi dengan baik lewat teknologi, saatnya kita membuat sebuah rencana masa depan, misalnya membuat pekerjaan baru. Entah itu membuat toko online, kursus online, menjual e-book, menjual aplikasi, dll. Sesuai dengan bakat masing-masing.

3. Membuat Website

Setelah berhasil menemukan jenis pekerjaan yang sesuai dengan keahlian, maka saatnya membangun website pribadi. Brand kita sudah ada di media sosial. Jadi tinggal membesarkan brand itu ke dalam bentuk Website. Karena tanpa website kita hanya akan berkutat di media sosial. Kita perlu membuat website untuk mejadi lebih professional.

Contoh: nama akun kita di facebook “Anita”. Akun tersebut memiliki follower yang cukup banyak. Kemudian kita merencanakan sebuah butik online. Jadi, tinggal membuat website dengan nama Anitabutik.com. Dengan akun fecebook tadi kita bisa memperkenalkan Anitabutik.com ke para netizen. Maka bersiap-siaplah menjadi startup masa depan yang sukses.

Post a Comment for "Merdeka dengan Teknologi: Belajar, Bekerja, dan Bermain dengan Teknologi "